POTA – Para petani sawah dari Dusun Ara, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal kehilangan padi ribuan kilogram atau tiga sampai empat ton pada tahun 2026 ini. Warga diperkirakan mengalami kelaparan.
Hal tersebut dikatakan seorang petani bernama Ismail menanggapi dampak proyek irigasi yang belum kelar dikerjakan CV. Delta Flores.
“Kami panen padi selama ini biasanya 3-4 ton. Setiap kali panen dalam setahun
Dengan datangnya proyek ini maka kami akan kelaparan ini tahun karena gagal panen. Yang dapat di bawah satu ton itu cuma satu dua orang saja,” ujar Ismail kepada Journalpost.id, Minggu (1/2/2026).
Apalagi kata Ismail, penghasilan pokok warga desa tersebut adalah padi dan bawang. Namun, penyelesaian proyek irigasi yang tidak tepat waktu membuat warga tidak bisa menggarap sawah.
“Akhir bulan Mei air sudah tidak ada. Coba anda pikir, kalau tanam bulan Maret, umur padi seratus sepuluh hari,” tegasnya.
Ismail pun membantah bahwa lambannya pengerjaan proyek irigasi lantaran cuaca yang tidak bersahabat. “Bukan karena cuaca. Itu karena tenaga dan alat campur itu pakai manual. Yang belum tersentuh masi lima ratus meter, itu yang buat utuh bukan rehab,” tegasnya.
Lanjut Ismail, pihaknya mempertanyakan kualitas proyek irigasi tersebut apabila air tetap dialirkan pada tanggal 10 Februari mendatang. Pasalnya, masih tersisa kurang lebih 500 meter yang belum dikerjakan.
“Kami di sini masih baik tidak bongkar soal pekerjaan mereka yang menggunakan pasir laut. Itu karena kami selama ini masih baik. Intinya tanggal 10 ini, kalau air itu belum jalan maka kami akan melakukan aksi besar-besaran,” tukasnya.
Diketahui, proyek tersebut merupakan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi utama kewenangan pemerintah daerah pada BBWS Nusa Tenggara II (paket 2) dengan pemilik proyek satuan kerja NVT PJPA Nusa Tenggara II penjabat komitmen irigasi dan rawa I. Pagu anggaran bersumber dari APBN II Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp102.000.000.000 lebih.


