RUTENG – Warga Desa Satar Ngkeling Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai mendirikan tenda pengungsian secara mandiri pasca gempa bumi tektonik 7.7 skala ricther (SR) yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, sabtu 15/08/2026.
Pendirian tenda pengungsian tersebut adalah langkah awal warga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kekhawatiran tersebut terus meningkat setelah sejumlah bangunan umum seperti sekolah, kantor desa dan rumah warga mengalami kerusakan.
Sejumlah warga memilih tinggal di tenda pengungsian untuk sementara waktu. Situasi ini terjadi karena sejumlah warga masih mengalami rasa trauma serta khawatir akan keamanan rumah yang telah terdampak gempa.
Selain mendirikan tenda pengungsian, warga terus memantau perkembangan informasi terkait pasca gempa. Warga berharap kondisi segara kembali membaik dan penanganan terhadap fasilitas umum dan rumah yang rusak dapat segera dilakukan.
Reporter: Apri Jebarus


