BORONG – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 skala richter melanda sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).
Gempa bumi ini telah mengakibatkan orang meninggal, orang sakit atau luka-luka, dan ribuan orang mengungsi. Bencana ini juga menimbulkan kerusakan berskala besar.
Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Wilayah kecamatan tersebut terdiri dari 11 desa dengan tingkat kerusakan masing-masing.
Berdasarkan data yang diperoleh Journalpost.id pada Kamis (27/8/2026) dari Kecamatan Lamba Leda Utara, jumlah rumah penduduk yang paling banyak mengalami kerusakan adalah wilayah Desa Satar Padut dan Satar Kampas.
Desa Satar Padut semuanya masuk kategori rusak berat berjumlah 687, sementara Desa Satar Kampas 719 dengan kategori rusak berat. Lalu disusul Desa Satar Punda 177 rusak berat. Sedangkan rusak ringan berjumlah 236.
Kemudian Desa Satar Punda Barat rumah warga dengan kerusakan berat berjumlah 176 dan rusak ringan berjumlah 43. Lalu Desa Nampar Tabang kerusakan berat berjumlah 38 rumah, sedang 38 dan ringan 105 rumah.
Selanjutnya Desa Haju Wangi, kerusakan berat berjumlah 84, kerusakan ringan 1 dan sedang 5. Sedangkan Desa Liang Deruk, rumah dengan kerusakan berat berjumlah 33, kerusakan ringan 133 dan berat 33.
Desa Lencur rumah dengan kerusakan berat berjumlah 86, ringan 22 dan sedang 3. Lalu Desa Golo Munga Barat tanpa kerusakan sedang. Desa tersebut dengan kerusakan berat berjumlah 71 dan ringan 137 rumah.
Selain itu Desa Golo Mangung dengan kerusakan berat 58 rumah, sementara kerusakan ringan 52 dan sedang 63 rumah. Terakhir Desa Golo Wontong kerusakan berat 11 rumah dan kerusakan sedang 213 rumah.
Fasilitas Pendidikan
Fasilitas pendidikan yang terdampak mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) adalah TKN Dampek, PAUD Wae Ciu, RA AN NUR Waso, RA Amal Barokah Amal Ronting, PAUD KB Harapan Bangsa, PAUD Mbijar Larok, PAUD Lengko Lolok dan Liang Deruk.
Sementara fasilitas pendidikan Sekolah Dasar (SD) antara lain SDK Dampek, SDI Wae Ciu, Min 2 Manggarai Timur, TRK Larok, SDI Maki, SDK Satar Teu, SDI Luwuk, SDI Jongkoe, SDK Weleng, SDI Golo Roke, SDK Nunuk, SDK Nempong, SDN Heret, SDK Wae Tua, SDI Wae Paci, SDI Wae Waru, SDN Lando Kawak, SDI Rujung, SDI Bearana, SDK Wae Rambung, SDI Bitu, SDI Bawe dan TRK MIS Alqama Nanga Rema.
Sedangkan fasilitas pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) antara lain SMPN 1 Lamba Leda, SMP Abdulrahman Wahit Ronting, MTS AL-HIKMAH RONTING, SMP Satap Maki, SMPN 8 Lamba Leda, SMP 2 Lamba Leda, SMP Satap Nempong, SMP 4 Lamba Leda, SMPN 7 Wae Rambung dan SMPN Satap Bawe.
Selain itu fasilitas pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) antara lain SMKN 1 Lamba Leda, Man AL Hikmah Lamba Leda, SMAN 2 Lamba Leda dan SMA 4 Lamba Leda.
Kemudian fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan yakni Puskesmas Dampek, Puskesmas Weleng, Pustu Wae Tua, Pustu Nanga Rema. Sementara Poskesdes yang rusak antara lain Waso, Ronting, Satar Teu, Lencur, Liang Deruk, Betu dan Liang Dalo.
Sedangkan fasilitas keagamaan yang rusak yakni 10 Masjid, 23 Gereja Katolik dan satu Gereja Protestan.


