BORONG – Keluarga Almarhumah Selviana Tijung menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Timur (Matim). Surat tersebut ditandatangani oleh Salesius Janu. Namun surat tersebut tidak disertakan tanggal penetapan.
Salesius mengatakan, pihaknya menyurati DPRD matim guna menutut fungsi pengawasan sehingga bisa meminta keterangan dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong atas persoalan yang dialami Selviana.
“Agar mereka bisa menekan pihak rumah sakit untuk memberikan keterangan yang jelas dan kronologinya hingga terjadinya meninggal dunia. Agar permasalah ini bisa segera selesai,” kata Salesius kepada Journalpost.id, Sabtu (5/9/2026).
Lanjut Salesius, pihaknya meminta DPRD Matim supaya membentuk tim independen supaya mengaudit rumah sakit tersebut. Langkah tersebut juga untuk melakukan pembenahan manajemen.
“Agar tidak terjadi lagi kepada masyarakat lain di Kabupaten Manggarai Timur di kemudian hari. Jujur kalau kami dari keluarga sebenarnya masalah ini sudah selesai,” katanya.
Namun kata Salesius, pihaknya terus berjuang mencari keadilan untuk Selviana ketika pihak RSUD Borong membuat pernyataan di media massa bakal menempuh upaya hukum. Hal tersebut pun menjadi pemicu untuk melawan pihak RSUD.
“Mereka mengklarifikasi di media tanpa ada rasa bersalah dan mengeluarkan pernyataan untuk proses hukum atas vidio yang saya viralkan. Poinnya adalah kalau mereka mengakui kesalahan dan minta maaf ke keluarga begitu pula ke masyarakat, kami pastikan masalah ini tidak akan dilanjuti,” jelasnya.
Dia pun berharap kepada Pemda Matim supaya saatnya melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh pelayanan di RSUD Borong.
“Saya berharap agar Pemda selalu sigap dalam menangani keluhan masyarakat. Segera sidak di RSUD Borong agar tidak ada lagi, bidan, perawat yang melakukan tindakan arogansi dalam pelayanan,” tukasnya.
DPRD Matim pun menerima surat yang dilayangkan pihak keluarga almarhumah Selviana. Namun pihaknya akan dimulai dengan rapat internal pada Senin (7/9/2026). “Hari Senin baru kami rapat internal DPRD,” kata Ketua DPRD Matim, Salesius Medi.


