BORONG – Partai Demokrat Manggarai Timur (Matim) benar-benar hadir melayani masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang pulau Flores dengan magnitudo 7,7 skala richter.
Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu melalui kadernya Mikael Nardi yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Matim menyusuri kampung pendalaman di Desa Golo Munga Barat, kecamatan lamba Leda Utara yaitu kampung Kawak.
Kampung tersebut belum tersentuh pembangunan infrastruktur baik jalan raya maupun Perusahaan Listrik Negara (PLN). Bahkan signal ponsel pun belum merata masuk ke area tersebut. Signal hanya berada pada spot tertentu.
Namun Nardi sebagai utusan rakyat setempat di gedung DPRD Matim membuat hatinya tergugah untuk membawa bantuan. Nardi pun gerak cepat koordinasi dengan Ketua Satgas Penanganan Bencana Matim untuk segera mengirim bantuan ke lokasi yang berada dibawah kaki gunung itu.
Tak menunggu waktu lama, bantuan pun turun. Namun kendala utamanya adalah akses masuk ke kampung tersebut sangat sulit. Sebab harus melewati kali sehingga proses penyaluran logistik tidak serentak.
“Akses memang menjadi masalah utama kampung Kawak. Untuk bahan pangan dan tenda memang sudah turun kemarin. Namun, tentu kita akui bahwa jumlah ini belum cukup untuk masa-masa tanggap bencana ini,” kata Nardi kepada Journalpost.id, Sabtu (28/8/2026).
Kata Nardi, penyaluran bantuan tersebut diangkut menggunakan tenaga warga setempat supaya bisa sampai ke kampung. Jalan yang dipenuhi tanjakan itu membutuhkan waktu 45 menit.
“Setidaknya untuk saat ini sudah diatasi. Kita tetap berkoordinasi untuk keberlanjutan bantuan baik dari pemerintah maupun lembaga non pemerintah. Untuk hunian, berdasarkan data yg saya dapat dari warga, ada 25 rumah rusak dengan kategori berat, sedang dan ringan,” katanya.
Warga setempat pun kata Nardi sejauh ini masing tinggal di tenda mandiri. Namun wabah diare menyerang anak-anak. Nardi pun langsung koordinasi dengan Kepala Puskesmas Weleng, Desa Nampar Tabang untuk segera tangani keluhan masyarakat tersebut. “Puji Tuhan beberapa kampung ini bisa diatasi kebutuhannya,” tukasnya.


