JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Pasalnya, kedua lembaga tersebut lahir dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hal tersebut diutarakan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto saat meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026) kemarin.
“TNI dan Polri sebenarnya adalah satu, adalah satu, karena TNI dan Polri lahir dari perjuangan kemerdekaan,” kata Prabowo sebagaimana dikutip Journalpost.id dari YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (13/1/2026).
Prabowo menegaskan bahwa, Polri juga turut serta dalam berperang memperjuangkan kemerdekaan. Latar belakang sejarah tersebut kata Prabowo bahwa urusan polisi bukan hanya soal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Saya selalu ingatkan, ya memang kalau negara yang maju, seolah-olah maju, negara barat, negara apa itu, seolah mau pisahkan, polisi urusannya hanya Kamtibmas. Lahirnya Republik, polisi ikut perang, polisi ikut perang,” tegasnya.
“Di awal karena kita enggak punya anggaran, kita tidak jelas awal Republik lahirnya Republik. Jadi, khusus di Indonesia dan dulu pernah kita jadi satu, tapi enggak apa-apa, kita tidak, yang penting adalah sifat, napas, semangat, kesadaran, kesadaran berbangsa, cinta Tanah Air. Ini yang paling penting,” tukasnya.


