RUTENG – Warga Kampung Ling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, hingga kini masih bertahan di tenda-tenda darurat pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa tersebut.
Cenli, Salah seorang warga setempat, saat ditemui journalpost.id pada Kamis (20/8/2026) mengungkapkan, ada banyak rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut. Ia merinci, tiga unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan.
“Ada banyak yang rusak, tapi yang sangat parah ada tiga, yang lainnya rusak sedang dan ringan,” kata Cenli
Terkait bantuan, warga tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima bantuan dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa mie instan dan telur untuk enam posko pengungsian.
“Soal bantuan ada kemarin, mie empat dus untuk enam posko dan telur perkiraannya dua atau tiga rak,” tegasnya.
Meski gempa tersebut menimbulkan trauma bagi warga akibat guncangan yang kuat, hingga saat ini dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban jiwa,” tukasnya.
Reporter: Apri Jebarus


